Monday, February 4, 2013

Mockingjay: Senjata


Selamat pagi Mockingjay!

Ah bagaimana tidurmu semalam? Nyenyak tidak? Oh ya, bagaimana rasanya tidur tanpa ditemani senjata kesayanganmu itu? Ngomong-ngomong, benda itu sekarang yang setia menemani tidurku loh. Maafkan aku ya, hanya ku pinjam kok.

Kau beri nama benda itu apa? Mockingjay? Lagi-lagi Mockingjay? Yah semalam aku menemukan kode kecil di bagian lengkungan pelatuk pistolmu, “MJ02” dan setelah ku nalar, bukankah itu singkatan dari Mockingjay? Dan 02? Ah, kurasa itu kode agenmu.

Baiklah terima kasih, berkat kode itu aku berhasil log ini ke dalam jaringan divisimu. Ah ternyata kau hebat juga, dari berapa banyak misi, kau baru gagal sekali. Dan itu karena ulahku. Tunggu, berarti yang hebat aku dong? Iya tidak?

Apa katamu? Aku tidak akan berhasil?

Mockingjay! Buka matamu. Sudah sejauh ini, aku berhasil menerobos jaringanmu tanpa halangan. Menyita senjatamu. Memasuki divisimu. Mengobrak-abrik datamu. Padahal kalau aku tebak sih, belum ada orang lain yang pernah berbuat seperti ini kepadamu. Jadi, apakah kau masih beranggapan bahwa aku tidak berhasil?

Oh ayolah, Mockingjay! Permainan ini menarik bukan?

Eh tunggu, kau tertantang tidak sih? Aku yakin hacker sepertimu tidak akan hanya berdiam diri di ruanganmu tanpa senjata ataupun satu misi pun. Jadi, kau tertantang tidak untuk bermain denganku?
Ada hadiah menarik loh. Kutunggu kau di seberang jalan rumahmu pukul 4 sore.

Apa? Kau bingung lagi? Tentang alamat rumahmu? Ayolah, seharusnya seorang agen sepertimu menutup rapat-rapat dimana kau tinggal. Termasuk tidak menuliskannya pada data pribadi dalam divisimu. Untung saja aku tidak mendatangimu di malam hari dan langsung menewaskanmu detik itu juga. Apa aku berani? Tentu. Kau kan tidak punya senjata.

Kalau kau tidak datang, lihat saja apa yang akan ku perbuat pada senjatamu!
–Alpha

No comments:

Post a Comment